Jawabanmu

2014-03-28T20:04:07+07:00
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI FLORA DAN FAUNA KHAS INDONESIATUJUAN PEMBELAJARAN : • menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli, responsif dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat teks laporan hasil observasi mengenai alam sekitar. • Mendiskusikan struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi; • Memahami isi teks laporan hasil penelitianTEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI Teks laporan hasil observasi banyak digunakan dalam buku-buku teks, ensiklopedi, majalah sains, teks-teks sejarah, buku-buku bacaan mengenai fakta-fakta, buku-buku referensi atau sumber. Teks laporan memiliki komponen secara umum yaitu klasifikasi umum dan deskripsi. Teks laporan tidak sama dengan teks deskripsi.• Teks deskripsi lebih fokus pada hal-hal yang khusus dan keistimewaan sesuatu hal, sedangkan teks laporan lebih berhubungan dengan sesuatu yang bersifat umum. • Struktur umum teks laporan sebagai berikut; 1. Klasifikasi umum peristiwa atau fenomena yang akan di bahas secara umum. 2. Deskripsi menjelaskan peristiwa atau fenomena secara lebih rinci, hal-hal yang akan dibahas, seperti bagian-bagian termasuk fungsi-fungsinya: sifat, kebiasaan hidup, atau perilakunya(untuk mahluk hidup)GAJAH SUMATRA JENGKOLCONTOH TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI JENGKOL Jering atau jengkol (Archidendron Pauciflorum) adalah tumbuhan khas di wilayah asia tenggara. Bijinya digemari di malaysia, thailand, dan indonesia sebagai bahan pangan. Tanaman jengkol termasuk dalam suku polong-polongan. Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral. Berwarna lembayung tua. Biji buah jengkol berkulit ari tipis dengan warna coklat mengkilap. Dalam keadaan matang bijinya keras, namun berubah menjadi lunak dan empuk setalah direbus atau sedikit liat setelah digoreng. Tekstur inilah yang membuatnya disukai, walaupun beberapa orang juga suka mengkonsumsi biji mudanya dalam keadaan mentah yang jauh lebih keras dan pahit. Semakin tua, warna biji jengkol akan mengarah ke warna kuning dan akhirnya merah atau cokelat setelah benar-benar matang.Jengkol diketahui dapat mencegah diabetes dan bersifat diuretik sehingga baik untuk kesehatan jantung. Tanaman jengkol juga diperkirakan mempunyai kemampuan menyerap air tanah yang tinggi sehingga bermanfaat dalam konservasi air disuatu tempat. Efek negatif jengkol adalah bau tidak sedap pada urin dan keringat yang muncul setelah mengkonsumsi bijinya, terutama bila dimakan segar sebgai lalap. Selain itu, menkonsumsi berlebihan biji jengkol dapat menyebabkan terjadinya penumpukan kristal disaluran urin yang disebut “jengkolan”. Ini terjadi karena jengkol mengandung asam jengkolat yang tinggi dansukar larut di air pada pH yang asam. Konsumsi berlebihan akan menyebabkan terbentuknya kristal dan menganggu urinasi.
2 4 2