Jawabanmu

2014-03-27T08:45:49+07:00
Wakil pemerintah, pengusaha, dan buruh segera memulai proses negosiasi untuk menentukan upah minimum provinsi (UMP) 2014. Pemerintah berencana membatasi kenaikan UMP tahun depan di 20%. Ini akan dikenakan pada industri padat karya serta usaha kecil dan menengah (UKM). Batas 20% itu ditolak oleh serikat buruh, dan bahkan mereka setuju untuk menuntut kenaikan UMP sebesar 50%. Alasannya daya beli pekerja telah terpangkas 50% akibat kenaikan harga BBM. Sementara itu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memilih opsi kenaikan UMP berdasarkan inflasi. Menurut skenario ini, kenaikan UMP akan sama dengan inflasi ditambah persentase tertentu yang berdasarkan pada kemampuan pengusaha.