Jawabanmu

2014-03-26T22:04:02+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Mereka berempat saling contek-mencontek seperti pelajar lainnya. Tapi tidak dengan Budi, ia terlihat rileks dan mengerjakan soal ujian sendiri tanpa mencontek. Banu: “Bud,kamu sudah selesai?” Budi: “Belum, tinggal 3 soal lagi” Banu: “Aku minta jawaban nomor 15 sampai 20 Bud!” Budi: “Tidak Bisa Ban,” Banu: “Kenapa? Kita sahabat bud, kita harus kerjasama” Dini: “Iya Bud, kita harus kerja sama” Adi: “Iya, kamu kan yang paling pintar disini bud” Budi: “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman” Sita: “Kenapa memang Bud? Hanya 5 soal saja!” Budi: “Mencontek atau pun memberi contek adalah hal buruk, yang dosa nya sama. Aku tidak mau mencotek karena dosa, begitu pula member contek ke kalian. Aku minta maaf”
yaah, kurang pnjang. soalnya ini akan aku praktekkan. ydh gpp mkasih :-)
Jawaban paling cerdas!
2014-03-26T22:11:42+07:00
Suatu hari seorang pedagang membawa keledainya tetapi saat melewati jembatan tiba tiba jembatan itu retak dan pedagang beserta keledainya jatuh
pedagang : huh semua daganganku hanyut... pokoknya aku harus mengadu ke pengadilan...
(sesampainya dipengadilan)
pedagang : hakim keluar...
pengawal : hei siapa kamu
pedagang : aku mau lapor jembatan yang aku lewati retak dan aku jatuh semua daganganku hanyut
hakim : pengawal ada apa ribut ribut
pengawal :ini yang mulia ada seorang pedagang yang jatuh dan minta ganti rugi
hakim : kalau begitu panggilkan si tukang kayu
(tukang kayu dipanggil)
hakim : kamu tukang kayu ... kamu saya hukum karena jembatan yang kamu buat patah
tukang kayu : kalau begitu jangan salahkan saya ,, salahkan si penjual kayu
hakim ; oiyaa yaa ,,pengawal panggilkan si penjual kayu
(saat dipanggil)
hakim : hai penjual kayu kamu dihukum karena kayu yang kamu jual jelek
penjual kayu : kalau begitu jangan salahkan saya .. salah kan pembantu saya
hakim : pengawal panggilkan si pembantu
(saat dipanggil)
hakim : kamu pembantu gendut dihukum
pembantu : oh tidakkk
itu siih, guru ku yg pilih klompok. kalo aku mikirnya mending sndri aja ksih tugas laen. hemb
sabar aja... tuhan pasti membantu
Komentar sudah dihapus
sip semangat ...
y, mksih