Jawabanmu

2014-03-25T21:16:47+07:00
1. Panasa) Uap air panas (steam) mengalir dengan suhu dan waktu tertentu : 770C selama 15 menit, atau 930C   selama 5 menit b) Untuk alat makan dan peralatan kecil (pisau dsb) 770C selama 2 menit, dan 770C selama 5 menit untuk peralatan pengolahan. c) 820C selama 20 menit untuk pengolahan pangan 
2) Radiasi UV waktu kontak harus lebih dari 2 menit, terutama digunakan untuk sanitasi wadah pengemas dan ruangan yaitu untuk membunuh mikroba termasuk virus. 
3) Senyawa kimia (Disinfektan) disinfektan yang digunakan dalam industri pangan adalah :a) Senyawa khlorin  Cara kerja dari senyawa khlorin ini adalah mempengaruhi fungsi membran sel, terutama transpor nutrien ekstraseluler dan karborhidrat dan asam amino. 
Keuntungan dari senyawa khlorin dibandingkan desinfektan lain adalah;a. kerjanya cepatb. nonselektif dalam mematikan semujenis sel-sel vegetatifc. biaya penggunaannya paling rendahd. pembilasan peralatan setelah penggunaan umumnya tidak diperlukan
Sedangkan kelemahannya adalah sebagai berikut:a. tidak stabil karena agak cepat hilang oleh panas atau oleh kontaminasi dengan bahan organikb. sangat korosif terhadap stainless steel dan logam lainc. waktu kontak yang terbatas dengan peralatan

b) Iodium dan kompleks iodium Sanitaiser yodium efektif untuk sanitasi tangan karena senyawa ini tidak mengiritasi kulit. Senyawa-senyawa ini direkomendasikan untuk pekerjaan pekerjaan pencelupan tangan dalampabrik makanan. Yodofor terutama digunakan dalam industri susu dan industri bir.

c) Senyawa amonium quartenair  quaternaries”, “quats”, atau “QACs”, adalah garam-garam ammonium dengan beberapa atau semua atomatom H dalam ion (NH4)+ disubstitusi dengan gugus alkali atau gugus aril. QACs lebih mahal tetapi senyawa ini mempunyai banyak sifat-sifat yang diinginkan. nyawa ini mudah berpenetrasi sehingga sangat berguna untuk permukaan-permukaan yang porous. Senyawa ini efektif padasuhu dan pH yang tinggi.  Kelemahan dari senyawa ini adalah QACs sangat efektif pada bakteri Grampositif saja, pada peralatan penanganan dan pengolahan pangan, dan tidak dapat bekerja sama dengan deterjen sintetik tipe anionik.
d) Senyawa AmfoterikBeberapa surfaktan amfoterik terutama adalah deterjen dengan daya bakterisidal rendah. Beberapa turunan inidazolin merupakan bakterisidal yang relatif lebih kuat dan deterjen lebih lemah, contohnya etil B-olesipropinik ionidizol. Senyawa-senyawa ini aktif sebagai bakterisidal bila berada dalamkeadaan kationik. Pada umumnya, senyawa-senyawa ini lebih mahal dibandingkan dengan desinfektan laindan tidak merupakan bakterisidal yang kuat,

e)Senyawa-Senyawa FenolikBanyak senyawa-senyawa fenolik mempunyai daya bakterisidal yang kuat dan banyak digunakan sebagaidesinfektan umum. Fenolik tidak digunakan dalam pekerjaan desinfektan pada pabrik makanan karena baunya yang keras